Postingan

AL QADAR (Malam Lailatul Qadar)

Gambar
Lailatul Qadar atau Lailat Al Qadar (bahasa Arab : malam ketetapan ) adalah malam penting yang terjadi pada bulan ramadhan, yang dalam Al Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, dan juga diperingati sebagai malam diturunkanya Al Qur’an. Surat Al Qadar (Al Qur’an Surat ke 97) AL QADAR (KEMULIAAN) Al-Qur’an adalah kitab suci yang mulia. Sesungguhnya Kami telah menurunkanya untuk pertama kali kepada Nabi Muhammad di Gua Hira, atau menurunkanya secara sekaligus dari Laue Maeful ke Baitul ‘Izzah di langit dunia, pada malam qadar, malam kemuliaan dan keagungan. Dan tahukah kamu, wahai nabi Muhammad, apakah malam kemuliaan dan keagungan itu? Ungkapan Lailatul Qadr baru disebut oleh Al-Qur’an dalam ayat pertama surah ini sehingga Allah perlu menjelaskan artinya dan menggugah perhatian Nabi tentangnya. Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan tanpa malam qadar di dalamnya. Ibadah pada malam itu mempunyai nilai yang sangat tinggi dimata A...

Al Fajr

Gambar
Al Fajr (FAJAR) Demi fajar demi malam yang sepuluh demi yang genap dan yang ganjil demi malam apabila berlalu adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal? Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) 'Ad? (Yaitu) penduduk Iram (Ibukota kaum 'Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi, yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain, dan (terhadap) kaum samud yang memotong batu-batu besar di lembah, dan (terhadap) Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar) yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu, karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka, sungguh tuhanmu benar-benar mengawasi. Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakanya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku." Namun apabila Tuhan m...

Hapusnya Kewenangan Menuntut Pidana (DALUWARSA)

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur tentang hapusnya kewenangan menuntut. Hal ini diatur pada pasal 76 sampai dengan pasal 85. Dalam hal ini, dapat disarikan hapusnya kewenangan menuntut pidana itu dikarenakan antara lain:   Nebis in idem; Putusan hakim lepas dari tuntutan hukum dan telah menjalani   atau dipenuhinya pemidanaan atau ampunan; Tertuduh meninggal dunia; Daluwarsa Pada pembahasan kali ini akan membahas tentang Daluwarsa yang merupakan salah satu sebab hapusnya kewenangan menuntut pidana. Daluwarsaa merupakan tenggang waktu berlakunya kewenangan menuntut pidana yang diatur dalam pasal 78 KUHP sebagai berikut: No. Tindak Pidana Jangka Waktu (Daluwarsa) 1 Pelanggaran dan Kejahatan yang dilakukan dengan percetakan 1 tahun 2 Kejahatan yang diancam dengan pidana denda, pidana kurungan, atau pidana penjara paling lama tiga tahun 6 tahun 3 Kejahatan yang diancam dengan ...

Al Fatihah

Gambar
Al Fatihah (PEMBUKAAN) Dengan Nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Yaummidin (hari pembalasan), hari waktu manusia menerima pembalasan, baik atau buruk.   Disebut juga   Disebut juga Yaumul qiyamah, Yaumul hisab dan sebagainya. Jalan yang lurus yaitu jalan hidup yang benar, yang dapat membuat bahagia di dunia dan di akhirat. Mereka yang dimurkai adalah mereka yang menentang ajaran Islam . Mereka yang sesat mereka yang sengaja mengambil jalan lain selain ajaran Islam. Sumber : Al Qur'an Terjemah, Al Kamil, Darus Sunnah